DEMI MENJAGA KEAMANAN JALUR LINTAS MUDIK,KAPOLDA RIAU AKAN MENERJUNKAN 4500 PERSONEL GABUNGAN UNTUK MENJAGA KEAMANAN !! - Zona Berita

Info Seputar Berita Terkini


HOT NEWS !!!!

Post Top Ad

Senin, 19 Juni 2017

DEMI MENJAGA KEAMANAN JALUR LINTAS MUDIK,KAPOLDA RIAU AKAN MENERJUNKAN 4500 PERSONEL GABUNGAN UNTUK MENJAGA KEAMANAN !!

DEMI MENJAGA KEAMANAN JALUR LINTAS MUDIK,KAPOLDA RIAU AKAN MENERJUNKAN 4500 PERSONEL GABUNGAN UNTUK MENJAGA KEAMANAN !!


DEMI MENJAGA KEAMANAN JALUR LINTAS MUDIK,KAPOLDA RIAU AKAN MENERJUNKAN 4500 PERSONEL GABUNGAN UNTUK MENJAGA KEAMANAN !! - Apel gelar pasukan operasi Ramadniya Siak 2017 kali ini digelar di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau. Sekitar 4.500 personel gabungan akan mengamankan objek vital di Riau selama operasi lebaran. Agen Bola Terpercaya

Apel siaga ini digelar, Senin (19/6/2017) yang dimpimpin Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman didampingi Kapolda Riau Irjen Zulkarnain serta unsur Forkomfinda lainnya. Kali ini gelar pasukan dilaksanakan di SPN Polda Rau, Jl Pattimura, kawasan Gobah Pekanbaru. Padahal selama ini apel siaga dilaksanakan di Kantor Gubernur Riau.

Baca Juga : KAPOLDA METRO JAYA MENGHIMBAU WARGA JAKARTA SEBAIKNYA TIDAK MELAKSANAKAN TAKBIRAN KELILING JALAN RAYA TAHUN INI !! 

Kapolda Riau, Irjen Zulkarnain mengatakan, bahwa 4.500 personel gabungan ini terdiri dari Polri/TNI, Pemprov dan Pemkab dan Pemerintah Kota dan masyarakat.

"Tim ini akan kita tempatkan di pospam, pos pelayan di sejumlah jalur lintas mudik dan jalur macet serta rawan kecelakaan dan rawan longsor," kata Zulkarnain.

Khusus di jalur rawan longsor di wilayah perbatasan Riau dengan Sumatera Barat (Sumbar), kata Zulkarnain, pihaknya juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas PU untuk menyiagakan alat berat di lokasi tersebut.

"Alat berat kita siagakan di lokasi rawan longsor di Kabupaten Kampar yang berbatasan dengan Sumatera Barat. Kami minta masyarakat yang mudik harus tetap berhati-hati dan mengikuti rambu-rambu lalu lintas," kata Zulkarnain.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Jasa Raharja Riau, Widayana mengatakan, pihaknya dalam hal korban kecelakaan selama arus mudik bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit.

"Kerja sama yang kita lakukan ke pihak rumah sakit, agar pasien dari kecelakaan lalu lintas tidak lagi dibebani biaya. Semua biayanya akan ditanggung Jasa Raharja," kata Widayana.

Sedangkan yang korban yang meninggal dunia, kata Widayana, harus segera dilaporkan ke pihak Jasa Raharja. Bila berkas-berkasnya sudah lengkap, maka hitungan 2 hari dana santunan kematian akan segera dibayarkan.

"Di hari libur sekalipun, dana santunan kematian akan tetap dibayarkan kepada warisnya," kata Widayana.

Pihak Jasa Raharja juga, dalam arus mudik ini menggunakan sistem jemput bola. Tim akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di jalur mana saja yang terjadi kecelakaan. Agen Casino Terbaik

"Jadi kita memang proaktif untuk mendata soal kecelakaan baik korban luka-luka atau meninggal dunia. Selama ini kendalanya adalah, masyarakat masih banyak yang enggan melapor ke kita," kata Widayana.

Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad